Minggu, Oktober 12, 2008

Kelenteng Boen Tek Bio, Saksi Sejarah Kota Tangerang dan Cina Bentengnya

Berbicara tentang Kelenteng Boen Tek Bio tidak terlepas dari sejarah Kota Tangerang dan keberadaan orang Tionghoa di Tangerang. Walaupun umurnya sudah lebih dari 300 tahun, klenteng ini masih tetap berdiri kokoh.Jika ditanya kapan berdirinya Kelenteng Boen Tek Bio? Pastinya belum ada orang yang bisa memastikannya. Diperkirakan, Kelenteng Boen Tek Bio berdiri sekitar tahun 1684. di masa itu, para penghuni perkampungan Petak Sembilan secara gotong-royong mengumpulkan dana untuk mendirikan sebuah kelenteng yang diberi nama Boen Tek Bio (Boen=Sastra Tek=Kebajikan Bio=Tempat Ibadah).Bio yang pertama berdiri diperkirakan masih sederhana sekali yaitu berupa tiang bambu dan beratap rumbia. Awal abad ke-19 setelah perdagangan di Tangerang meningkat, dan umat Boen Tek Bio semakin banyak, kelenteng ini lalu mengalami perubahan bentuk seperti yang bisa dilihat sekarang.Sebagai tuan rumah kelenteng ini adalah Dewi Kwan Im. Selain Dewi Kwan Im di sebelah kiri dan kanan kelenteng ini juga dibangun tempat untuk dewa-dewa lain.Berbicara tentang Kelenteng Boen Tek Bio, yang memiliki nama lain Padumuttara, tidak terlepas dari sejarah Kota Tangerang dan keberadaan orang Tionghoa di Tangerang. Boen Tek Bio adalah kelenteng tertua di kawasan permukiman Cina, di Pasar Lama.Kelenteng ini juga diketahui merupakan bangunan paling tua di Tangerang sekaligus menjadi saksi sejarah bahwa orang-orang Cina sudah berdiam di Tangerang lebih dari tiga abad.

Tidak ada komentar: